Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Biden Ijinkan Pelajar Hingga Jurnalis Asing Kembali Ke AS, Termasuk Yang Dari China Dan Iran

RABU, 28 APRIL 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Joe Biden telah memutuskan untuk melonggarkan pembatasan perjalanan terkait virus corona pada siswa, akademisi, dan jurnalis dari beberapa negara, termasuk Iran dan China.

Pemberitahuan tersebut disampaikan oleh Departemen Luar Negeri AS yang dirilis pada Selasa (27/4) waktu setempat.

"Sesuai dengan komitmen Departemen Luar Negeri untuk memfasilitasi perjalanan yang sah ke Amerika Serikat, Sekretaris Blinken memutuskan kemarin untuk menerapkan beberapa Pengecualian Kepentingan Nasional untuk semua pembatasan perjalanan regional yang saat ini berlaku sebagai akibat dari pandemi Covid-19," tulis pernyataan itu, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (28/4).


Perintah baru tersebut akan memungkinkan warga negara non-AS dari Brasil, China, Iran, atau Afrika Selatan memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa siswa yang berencana memulai studi mereka pada musim gugur sekarang telah diizinkan masuk ke AS. Para profesional lain yang sekarang memenuhi syarat untuk masuk ke AS termasuk akademisi, jurnalis, dan individu tertentu yang memberikan dukungan infrastruktur penting di negara-negara yang terkena dampak pembatasan geografis Covid-19.

"Seiring perkembangan situasi global, Departemen terus mencari cara untuk memproses lebih banyak aplikasi visa, sejalan dengan panduan berbasis sains dari otoritas kesehatan, dan dengan kesehatan dan keselamatan staf dan pelamar sebagai prioritas kami," bunyi pernyataan itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya