Berita

KRI Nanggala 402/Net

Politik

Komandan Nanggala 402 Sempat Keluhkan Overhaul Kapal Yang Tertunda Sejak 2020

RABU, 28 APRIL 2021 | 09:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kondisi kapal selam KRI Nanggala 402 ternyata sempat dikeluhkan Komandan Kapal KRI Nanggala 402, Letkol Laut Heri Oktavian. Salah satunya karena adanya penundaan overhaul kapal sejak 2020 lalu.

Overhaul atau turutn mesin biasanya dilakukan dengan cara membongkar mesin yang bermasalah untuk dapat diperiksa dengan sangat teliti, agar diketahui sumber masalahnya.

Keluhan Heri ini sempat dikisahkan oleh Edna C. Pattisna lewat tulisan berjudul “Pesan dari Komandan KRI Nanggala 402” yang dimuat di kompas.id.


Kepada Edna, Heri Oktavian tidak canggung untuk mengutarakan kondisi Korps Hiu Kencana. Khususnya kondisi Nanggala 402 yang masuk sebagai alutsista di tahun 1980-an.

Menurutnya, Korps Kapal Selam Indonesia membutuhkan kapal selam yang memiliki kemampuan bertempur mumpuni. Atas alasan itu juga dia merasa khawatir dengan rencana pembelian kapal selam bekas yang sempat beredar.

Dia juga secara gamblang menyebut bahwa kapal selam buatan PT PAL yang kerap dibanggakan pejabat tanah air, pada kenyataannya kurang memuaskan.

Heri juga sempat bercerita mengenai perwira yang dipersulit atasan jika memberi laporan mengenai buruknya kapal selam tersebut.

Kembali ke soal Nanggala 402. Heri kesal karena proses turun mesin selalu tertunda sejak tahun 2020. Padahal, Heri menilai sebuah kapal selam harus disiapkan dengan baik.

Namun demikian, overhaul itu tidak kunjung dilaksanakan hingga akhirnya Nanggala 402 tenggelam di dasar laut Bali. Heri yang dilantik sebagai komandan Nanggala 402 pada 3 April 2020, turut gugur bersama 52 awak Nanggala 402 lainnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya