Berita

Ilustrasi sektor industri manufaktur/Net

Bisnis

Naik 38 Persen, Menperin: Realisasi Investasi Sektor Manufaktur Capai Rp 88 Triliun

RABU, 28 APRIL 2021 | 03:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Realisasi investasi di sektor manufaktur mengalami kenaikan sepanjang Triwulan I tahun 2021.

Hal ini diungkap Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (27/4).

"Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sepanjang triwulan I 2021, nilai investasi yang direalisasikan oleh industri pengolahan menembus Rp 88,3 triliun atau naik 38 persen dibanding capaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 64 triliun," ujar Agus Gumiwang.


Dari angka investasi manufaktur yang sebesar Rp 88,3 triliun itu, Agus Gumiwang mengungkap kontribusinya terhadap total investasi adalah sebanyak 40,2 persen dari total realisasi nilai investasi yang sebesar Rp 219,7 triliun.

Adapun rincian nilai investasi di sektor industri manufaktur, dipaparkan Agus Gumiwang, di antaranya berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 23 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 65,3 triliun.

"Jumlah sumbangsih tersebut melonjak dibanding perolehan pada periode yang sama tahun lalu, yakni PMDN sekitar Rp 19,8 triliun dan PMA Rp 44,2 triliun," tuturnya.

Adapun sektor manufaktur yang mencatatkan kenaikan gemilang, disebutkan Agus Gumiwang adalah industri logam dasar, barang logam dan bukan mesin dan peralatannya. Mereka katanya, menggelontorkan dana sebesar Rp 27,9 riliun. Selain itu, ada industri makanan yang berkontribusi sebesar Rp 21,7 triliun.

"Kami sangat memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang masih semangat ekspansi di Tanah Air, meskipun diterpa tekanan dampak pandemi Covid-19," ungkapnya.

"Ini sebuah kepercayaan yang berharga yang juga akan membawa multiplier effect bagi upaya pemulihan ekonomi nasional," demikian Agus Gumiwang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya