Berita

Guru Besar Sosiologi dari The Australian National University, Ariel Heryanto/Net

Kesehatan

Takjub Dengan New Zealand, Sosiolog Dari Australia Berharap Masyarakat Indonesia Tabah Melihat Kasus Covid Masih 5 Ribuan

SELASA, 27 APRIL 2021 | 02:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

New Zealand yang sudah bebas dari pandemi Covid-19 membuat takjub Guru Besar Sosiologi dari The Australian National University, Ariel Heryanto.

Dalam akun Twitter pribadinya, Ariel mengunggah sebuah pemberitaan New York Post yang menginformasikan gelaran konser musik rock yang dihadiri 50.000 fans dari musisi yang tampil tanpa harus menjaga jarak dan menggunakan masker.

Selain itu, dia juga memposting pemberitaan abc.net.au yang menginformasikan hal serupa yang terjadi di Australia. Di mana, warganya bebas menonton pertandingan olahraga tanpa harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


"New Zealand menikmati konser musik dengan 50ribu+ penonton. Tetangganya, Australia menikmati pertandingan olahraga dengan 78ribu+ penonton," ujar Ariel dalam postingannya Senin (26/4).

"AUS (Australia) tidak sehebat NZ (New Zealand) menaklukkan Covid-19. Tapi keduanya jauh lebih berhasil daripada kebanyakan wilayah di dunia," sambungnya.

Di postingan yang berbeda, Ariel mengunggah pemberitaan terbaru mengenai data kasus Covid-19 di Indonesia yang sampai Senin kemarin (26/4) kasus positif hariannya masih berada di angka lima ribu lebih.

Dalam unggahannya itu, dia meminta masyarakat Indonesia untuk tetap bersabar dan terus membantu mengendalikan Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara displin.

"Semoga tabah dan derita dan ujian berat ini segera berakhir, lewat kerja-keras semua pihak," ungkap Ariel.

"Kita sehat bila orang-orang lain di sekitar kita sehat. Orang-orang lain di sekitar kita ikut sehat bila kita juga sehat," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya