Berita

Pengamat Hukum politik, Suparji Ahmad/ Net

Pertahanan

Kabinda Papua Tertembak, Pemerintah Harus Kedepankan Kerja Intelijen Tangani KKB

SENIN, 26 APRIL 2021 | 17:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tertembaknya Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen Putu IGP Dani NK oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua hingga meregang nyawa harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad mengatakan pemerintah harus segera mengungkap pelakunya dan memberi sanksi berat.

Kata Suparji, pemerintah juga harus mengungkap siapa saja yang terkait dengan penembakan itu.


"Perlu diungkap piha yang terkait dengan aksi penembakan tersebut, harus ada tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat," demikian kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).

Pandangan Suparji pemerintah tidak bisa mentolerir penembakan yang menyasar aparat negara seperi Kabinda Papua.

Meski demikian, catatan Suparji, langkah yang diambil pemerintah tidak boleh menimbulkan kegaduhan baru. Sebabnya, justru akan kontraproduktif dalam menyelesaikan masalah tersebut.

"Permasalahan tersebut sangat serius karena penembakan ditujukan Kabinda, kerja intelijen harus ditingkatkan sehingga peristiwa tersebut tidak terjadi," demiian kata Suparji.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya