Berita

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Dikunjungi PKS, Golkar Tidak Akan Menimbang Jika Ditawari Poros Islam Di Pilpres 2024

SENIN, 26 APRIL 2021 | 16:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan kunjungan politik ke kantor DPP Partai Golkar. Kunjungan itu dalam rangkan buka bersama sekaligus memperkenalkan pengurus dan membahas peluang kerjasama antara dua partai.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat anjangsana PKS itu hanyalah rutinitas dalam mebangun komunikasi.

Kata Dedi, tujuan komunikasi politik itu juga untuk menjajagi koalisi di pemilu 2024.


"Tentu ada nuansa upaya penjajagan koalisi. Sekaligus mengenalkan presiden baru PKS, yang tentu miliki agenda yang layak disampaikan ke Parpol lain," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).

Meski PKS bertandang ke PKS, Dedi menganalisa Partai yang dikenal sebagai partai dakwa itu hanyalah sebagai pihak penerima tawaran untuk dilibatkan sebagai koalisi.

Ia tidak setuju apabila ada pendapat yang mengatakan agresifitas PKS safari ke partai-partai itu untuk menunjukkan bahwa PKS adalah partai yang dominan dalam koalisi.

Terkait dengan wacana pembentukan poros Islam, di mata Dedi Partai Golkar tidak akan serta merta  menerima ajakan PKS.

"Jika ada penyampaian gagasan poros Islam, Golkar sepertinya tidak akan terlalu menimbang wacana itu, karena tidak sesuai dengan ideologi pluralitas Golkar," demikian kata Dedi.

Sebelumnya DPP PKS bersama Presidennya Akhmad Syaikhu juga bertandang ke Partai Demokrat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya