Berita

Remaja masjid yang tergabung dalam Hamas Jogokariyan/Net

Politik

Bantu Jaga NKRI, Hamas Jogokariyan Galang Dana Untuk Beli Pengganti KRI Nanggala 402

SENIN, 26 APRIL 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan resmi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang mengumumkan kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam dan seluruh awak kapal gugur telah mengundang simpati di masyarakat.

Rasa simpati itu salah satunya ditunjukkan oleh sikap Himpunan Anak-anak Masjid (Hamas) Jogokariyan, Yogyakarta.

Selain menyampaikan rasa duka mendalam atas kasus ini, para remaja masjid itu juga melakukan penggalangan dana. Tujuannya, untuk pembelian kapal selam yang diikhtiarkan sebagai pengganti KRI Nanggala-402 yang sedang tertimpa musibah.


Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, M. Fanni Rahman menjelaskan bahwa ikhtiar ini merupakan wujud kecintaan terhadap wilayah Indonesia yang perlu dijaga. Dia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara kelautan, sehingga sudah semestinya armada laut dikuatkan.

“Maka kami gerakkan masyarakat Indonesia untuk barengan patungan membantu Angkatan Laut (AL) kita agar mempunyai armada yang kuat untuk menjaga kekayaan dan keutuhan wilayah NKRI,” ujarnya seperti dikutip dari Indonesiainside.id, Minggu (25/4).

Fanni menekankan bahwa armada laut yang kuat harus dimiliki agar kekayaan Indonesia tidak dirampok oleh asing. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk ikut tergerak dalam apa yang tengah diikhtiarkan pihaknya.

“Dengan memiliki armada kuta, kekayaan laut kelak bisa diwariskan untuk anak cucu kita ke depan,” katanya.

Sedianya pada hari ini, Hamas Jogokarian akan menyerahkan Rp 15 juta untuk keluarga awak Nanggala-402. Selain itu, juga menyerahkan dana rintisan untuk kapal selam sebesar Rp 6, 5 juta hasil donasi yang telah dikumpulkan.

Bantuan akan disampaikan kepada Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) DIY di Jalan Timoho jam 10.00 WIB.

”Karena pentingnya armada ini, maka  keberadaan KRI Nanggala-402, harus segera ada gantinya, dan masyarakat perlu bergotong royong,“ demikian Fanni.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya