Berita

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan/Net

Politik

Kader PDIP Ajak Publik Berpikir Jernih Soal Ulah Oknum KPK Di Tanjungbalai

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 12:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat harus bisa berpikir jernih dalam menanggapi lasus pemerasan terhadap kepala daerah di Tanjungbalai, oleh pegawai KPK.

Pengungkapan kasus ini, kata anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan, bukan berarti KPK tidak benar dalam bekerja, karena melakukan pemerasan.

Menurutnya, yang harus disadari adalah bahwa yang melakukan pemerasan di Tanjungbalai adalah oknum.


“Saya katakan itu bukan KPK, itu ulah oknum KPK. Pegawai KPK itu ada 1.600 orang. Apa iya, satu orang melakukan perbuataan menyimpang, itu merepresentasi institusi KPK,” ujar Arteria kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/4).

Selain itu, kader PDIP ini mengajak masyarakat untuk berani melihat dan teliti. Sebab, meski ada oknum KPK yang nakal, sisi penegakkan hukum kasus Tanjungbalai masih tetap berjalan.

“Saya ingin mengajak publik untuk melihat sekalipun ada oknum yang nakal. Tapi proses penegakkan hukum, itu tidak terpengaruh sama sekali. Buktinya kasus yang ada di Tanjung Balai, Pak Walinya, sudah memberikan uang, tapi perkaranya jalan terus, malah Pak Walinya tersangka dan ditahan," katanya.

Arteria melihat ada pesan moral yang hendak disampaikan KPK kepada masyarakat. Pesan itu adalah penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tidak serta-merta mendowngrade KPK.

“Ruginya orang aja, kenapa dia suap, orang enggak berpengaruh, yang ngasih uang juga kamu tetap tersangka, itu kan harusnya dilihat dari sisi sananya pesan moralnya kan begitu,” tandasnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya