Berita

Komite Eksekutif KAMI Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Kalau Ingin Dipercaya Publik, KPK Harus Berani Panggil Anggota DPR Terkait Korupsi

SABTU, 24 APRIL 2021 | 22:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rentetan peristiwa yang terjadi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menimbulkan pertanyaan publik.

Beberapa peristiwa itu antara lain penggelapan barang bukti, dibawa kaburnya bukti kasus yang ada di truk dan penyidik KPK menerima suap

Komite Eksekutif KAMI Gde Siriana Yusuf mengatakan, apa yang menimpa KPK adalah pertama kali dalam sejarah.


Gde Siriana berharap, dengan menghadapai berbagai peristiwa itu seharusnya KPK makin bersih dan dipercaya publik.

Ia mengaku heran apa yang sesungguhnya terjadi di KPK.

"Saya tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi di dalam KPK. Apakah terjadi pembusukan atau degradasi moral?" demikian kata Gde kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/4).

KPK, kata Gde Siriana harus berani memanggil pihak-pihak yang terkait dengan kasus rasuah. Salah satunya anggota DPR.

Catatan Gde sampai saat ini belum ada anggota dewan yang diperiksa oleh lembaga anti rasuah itu.

"Karena sampai hari ini tidak satupun anggota DPR yang berhasil diperiksa KPK. Contohnya dalam kasus korupsi Bansos. Bahkan dalam kasus korupsi Benur, istri menteri KKP yang juga anggota DPR tidak ditangkap saat OTT di Bandara," demikian kata Gde.

Dalam pandangan Gde, KPK sedang menghadapi ujian berat. Apakah konsisten menjalankan tugas negara atau malah tersandera oleh kepentingan kekuasaan.

"Di sinilah ujian untuk KPK. Membiarkan dirinya hancur tersandera oleh kepentingan kekuasaan atau konsisten membela kepentingan bangsa dan negara," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya