Berita

Kapolda Jakarta Irjen Fadil Imran/Net

Nusantara

Irjen Fadil Imran Pastikan Tidak Ada Eksodus WN India Ke Jakarta

SABTU, 24 APRIL 2021 | 18:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjawab kegelisahan publik soal adanya eksodus warga negara asal India yang berbondong-bonding datang ke Indonesia ditengah tsunami virus corona baru (Covid-19) yang menimpa negara asalnya.

Irjen memastikan tidak ada eksodus Warga Negara Asing (WNA) asal India ke Indonesia.

Kepastian itu disampaikan Fadil saat bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman meninjau lokasi isolasi mandiri bagi WNA India di Hotel Holiday Inn and Suites, Jalan Gajah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (24/4)


"Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya bekerja bersama untuk antisipasi kedatangan WNA khususnya dari India. Bahwa tidak ada eksodus WNA India ke Indonesia khususnya Jakarta," demikian kata Fadil seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (24/4).

Dijelaskan Fadil, ratusan WNA yang sudah tiba di Jakarta kini sedang masa identifikasi dan semuanya wajib menjalani isolasi mandiri.

Kata mantan Kapolda Jatim itu, bila nanti ada pelanggaran hukum, petugas dari kepolisian akan melakukan mengambil jalur hukum sebab keselamatan rakyatlah yang utama.

Kasus Covid-19 melonjak tajam di India. Banyak warga India yang memilih menetap di negeri leluhurnya, namun ada pula yang pergi ke tempat lain untuk melindungi diri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya