Berita

Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto/Repro

Bisnis

Optimis Ekonomi Positif, Airlangga: Konsumsi, Investasi Hingga Ekspor Sudah Alami Kenaikan

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya pemulihan ekonomi nasional dirasa pemerintah sudah mulai mengarah kepada perbaikan yang semakin positif, jika dilihat dari empat indikator yang dicatat Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, situasi perekonomian yang sudah memberikan tanda-tanda positif ini meyakini pemerintah akan target pertumbuhan ekonomi yang sudah diproyeksi bisa tercapai.

"Dan kalau kita lihat bahwa proyeksi kita arahnya ke arah recovery. Di mana tentu kita berharap ada kenaikan di segi konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, maupun dari segi ekspor," ujar Airlangga dalam acara media gathering yang berlangsung virtual, Jumat (23/4).


Airlangga memastikan, empat indikator ekonomi tersebut akan menjadi arah besar kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang bakal terus dilakukan pemerintah agar terjadi kenaikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 ini.

Lebih lanjut, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menjabarkan bahwa indeks keyakinan konsumen mengalami kenaikan dari 85,80 persen di bulan Februari menjadi 93,40 persen pada bulan Maret.

"Kemudian, terkait penjualan kendaraan bermotor kita lihat Maret naik. Dan PMI kita sudah positif 53,2 (persen), artinya investasi juga sudah meningkat dan diharapkan lebih tinggi lagi," papar Airlangga.

"Dan dari segi pengeluaran pemerintah di kesehatan Rp 176 T dalam program PEN, perlindungan sosial Rp 157 T, dukungan UMKM dan korporasi Rp 184 T, program prioritas Rp 122 T dan insentif usaha Rp 58 T," tambahnya.

Dengan demikian, Airlangga menyatakan ekonomi dalam negeri sudah bergerak dan meningkat, jika dilihat dari belanja negara yang sudah naik bulan April di 32,48 persen dan dari segi industri naik ke 10,26 persen.

"Secara keseluruhan realisasi PEN (pemulihan ekonomi nasional) mencapai 19,2 persen dari pagu Rp 699,43 triliun. mulai dari sektor kesehatan realisisasi 10,6 persen, perlinsos 31,8, program prioritas 11,9, kemudian terkait realisasi UMKM dan korporasi 19,7 persen, insentif usaha 26,4 persen," demikian Airlangga Hartarto.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya