Berita

Gedung TMII yang diambilalih pemerintah dari Yayasan Harapan Kita/Net

Politik

Setelah Ambil Alih TMII, Pemerintah Didorong Tertibkan Aset Negara Yang Dikelola Swasta

RABU, 21 APRIL 2021 | 22:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah dalam pengambilalihan pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita yang diketahui merupakan milik keluarga mantan Presiden Soeharto mendapatkan apresiasi.


Direktur Eksekutif Institute for Action Against Corruption (IAAC) Dodi Lapihu mengatakan pihaknya mengapresiasi kerja keras Kementerian Sekretariat Negara yang telah menginisisasi upaya pengambilalihan TMII.

"Secara khusus kami mengapresiasi Kementerian Sekretariat Negara yang telah bekerja keras dalam menginisiasi upaya pengambilalihan ini," kata Dodi, Rabu, (21/4).

"Secara khusus kami mengapresiasi Kementerian Sekretariat Negara yang telah bekerja keras dalam menginisiasi upaya pengambilalihan ini," kata Dodi, Rabu, (21/4).

IAAC mendukung proses transisi pengelolaan TMII oleh Sekretariat Negara agar dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan Perpres 19/2021.

"Pengelolaan TMII harus dilakukan dengan cermat serta memaksimalkan nilai guna dan timbal balik sehingga berkontribusi bagi negara," lanjut Dodi.

Dodi meminta pemerintah untuk mengelola TMII secara profesional dan modern, sebagai destinasi wisata, pusat edukasi dan kebudayaan.

Menurut Dodi, pengelolaan TMII dapat melalui badan khusus atau BUMN yang bergerak di sektor pariwisata dan dikerjakan secara profesional agar memberikan hasil kepada negara.

Selain pengambilalihan TMII, IAAC juga mendukung Pemerintah untuk melakukan penertiban dan pemulihan atas Barang Milik Negara (BMN) lainnya.

"IAAC mendorong pemerintah untuk melakukan penertiban dan pemulihan Barang Milik Negara lainnya yang masih dikelola oleh swasta dan selama ini belum optimal menyumbang pemasukan keuangan negara," pungkas Dodi.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya