Berita

Kegiatan hapus tato yang diadakan oleh BAZNAS DKI Jakarta/Ist

Nusantara

Meriahkan Ramadhan, Baznas Jakarta Gelar Program Layanan Hapus Tato

RABU, 21 APRIL 2021 | 18:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Baznas Bazis DKI Jakarta menggelar program layanan hapus tato di Jakarta Islamic Medical Service, Jakarta Utara, mulai Selasa (20/04).

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Islamic Medical Servis (IMS) dan dibuka oleh Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali.

Kegiatan bertema “Bersih Sehat Sambut Ramadhan” ini bertujuan membantu warga DKI Jakarta menjalankan puasa dengan hikmat.


Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta KH Lutfi Fathullah mengatakan, banyaknya peserta kegiatan hapus tato ini menunjukkan adanya kemauan warga merubah arah hidupnya menjadi lebih baik.

"Yang penting jangan ada pemaksaan, harus dari nawaitu yang bersangkutan ya, karena ini adalah salah satu langkah untuk berubah ke yang lebih baik," kata Kiai Lutfi.

Untuk itu, Kiai Lutfi menegaskan, Baznas Bazis DKI Jakarta siap mendukung kegiatan ini untuk terus dilaksanakan di setiap wilayah DKI Jakarta.

"Kami Baznas siap untuk mendukung program ini, mau dua kali, tiga kali pun kami siap mensupport," lanjut Kyai Lutfi.

Informasi dari panitia, antusiasme warga untuk mengikuti program ini cukup tinggi. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 350 peserta yang mendaftar.

Antusiasme warga yang tinggi itu patut diapresiasi, karena menghapus tato merupakan bentuk kesungguhan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesuai dengan ajaran agama Islam.

Terlebih, saat ini momentumnya adalah bulan Ramadan.

Program ini sangat penting bagi warga yang sudah terlanjut memiliki tato di tubuhnya. Mengingat, menghapus tato bukanlah perkara yang mudah. Selain sakit, biaya yang dikeluarkan juga mahal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya