Berita

Microsoft Corporation/Net

Bisnis

Microsoft Gelontorkan Rp 14,5 Triliun Untuk Buat Pusat Data Di Malaysia

SENIN, 19 APRIL 2021 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia mendapatkan kucuran investasi sebesar 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14,5 triliun (Rp 14.500/dolar AS) dari Microsoft Corporation.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada Senin (19/4) mengatakan, investasi itu merupakan kemitraan dengan lembaga pemerintah dan perusahaan lokal selama lima tahun ke depan

Mengutip Channel News Asia, investasi tersebut akan menjadi investasi raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) terbesar di Malaysia.


Pengumuman itu muncul setelah Malaysia pada Februari memberikan persetujuan bersyarat kepada Microsoft, Google, Amazon, dan perusahaan telekomunikasi negara Telekom Malaysia untuk membangun dan mengelola pusat data berskala hiper dan menyediakan layanan cloud.

Disebutkan investasi dari penyedia layanan cloud ini akan berjumlah antara 12 miliar ringgit hingga 15 miliar ringgit selama lima tahun ke depan.

Sebagai bagian dari inisiatif Bersama Malaysia, Microsoft akan mendirikan pusat data pertamanya, yang terdiri dari beberapa pusat data di Malaysia untuk mengelola data dari berbagai negara.

"Wilayah pusat data yang akan datang akan menjadi pengubah permainan bagi Malaysia," kata Wakil Presiden Eksekutif Microsoft, Jean-Philippe Courtois dalam sebuah pernyataan.

Dengan kerja sama itu ia mengatakan pemerintah dan bisnis dapat "mengubah" operasi mereka.

Di bawah program tersebut, Microsoft juga akan membantu hingga satu juta orang Malaysia dalam mendapatkan keterampilan digital pada akhir tahun 2023.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya