Berita

Pemerintah Prancis akan memberlakukan karantina selama 10 hari pada pengunjung yang datang dari empat negara, yakni Argentina, Brasil, Chili, dan Afrika Selatan/Net

Dunia

Waswas Varian Baru Virus Corona, Prancis Siap Karantina Pengunjung Dari Empat Negara Ini

MINGGU, 18 APRIL 2021 | 15:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Prancis meningkatkan kewaspadaan akan penularan virus corona baru yang tengah mengancam banyak negara. Oleh karena itu, sebagai salah satu langkah pencegahan, pemerintah Prancis akan memberlakukan karantina selama 10 hari pada pengunjung yang datang dari empat negara, yakni Argentina, Brasil, Chili, dan Afrika Selatan.

Menurut keterangan yang dirilis oleh kantor perdana menteri Prancis akhir pekan ini, penerbangan dari Argentina, Chili dan Afrika Selatan tidak akan ditangguhkan. Sedangkan khusus penerbangan dari Brasil, pemerintah Prancis menangguhkan sementara sementara waktu hingga setidaknya Jumat depan karena kekhawatiran akan penularan varian P1 dari virus corona.

Mengutip kabar yang dimuat AFP akhir pekan ini (Minggu, 18/4), keputusan karantina baru yang dikeluarkan oleh pemerintah Brasil akan diperkenalkan secara bertahap dalam beberapa hari mendatang, hingga diberlakukan sepenuhnya pada Sabtu pekan depan.


Langkah ini diambil sejalan dengan kebijakan terbaru pemerintah Prancis yang baru-baru ini melakukan langkah pembatasan demi memerangi gelombang ketiga pandemi Covid-19. Di antara langkah yang diambil adalah memberlakukan jam malam, menutup toko-toko yang tidak penting, dan membatasi perjalanan di dalam negeri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya