Berita

Putri Gus Dur, Yenny Wahid/Net

Politik

Yenny Wahid Disinyalir Dijadikan Konsolidator Dongkel Kepemimpinan Cak Imin Di PKB

SABTU, 17 APRIL 2021 | 17:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Suara tentang upaya pendongkelan kepemimpinan Abdul Muhaimin Iskandar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diprediksi dikonsolidasi oleh elemen internal yang terbuang dari elite partai.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Akhmad Khoirul Umam menganalisa, selama beberapa tahun terakhir sejumlah nama yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal PKB terpental.

Mereka kata Umam berpotensi menjadi penopang dari gerakan pendongkelan.


Meski demikian, Umam mensinyalir sosok Yenny Wahid akan dipersiapkan untuk mengkonsolidasikan kekuatan para kader yang kecewa terhadap Cak Imin.

"Sepeetinya nama  Mbak Yenny akan dipersiapkan untuk mengkonsolidasikan kekuatan mereka yang kecewa. Sebagai trah keluarga Ciganjur, sel-sel politik Mbak Yenny sudah mulai menggugat legitimasi politik Cak Imin," demikian analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (17/4).

Pola yang akan digunakan kelompok tersebut, kata Umam adalah bagaimana Cak Imin dulu memperlakukan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Namun demikian, Umam memprediksi kekuatan Cak Imin sampai saat ini masih belum rapuh.

"Keinginan kubu Mbak Yenny untuk mendorong para senior Nahdliyyin untuk mengoreksi dan mendelegitimasi Cak Imin juga belum terlihat efektif," demikian kata Umam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya