Berita

Ketum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Sejarah Konflik Berkepanjangan, PKB Harus Waspadai Pendongkelan Kepemimpin Cak Imin

SABTU, 17 APRIL 2021 | 15:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar disarankan serius merespons upaya muktamar luar biasa dari kader PKB.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Akhmad Khoirul Umam mengatakan, sejarah mencatat PKB pernah mengalami konflik internal yang cukup panjang.

Meski demikian, kata Umam, kepemimpinan Muhaimin harus diakui berhasil mengkonsolidasikan kekuatan internal PKB. Salh satu indikator keberhasilan palong sukses adalah pemilu 2019 lalu.


"Di bawah kepemimpinan Cak Imin terjadi di Pemilu 2019 lalu, dimana masuknya nama Maruf Amin dalam bursa  Cawapres mendampingi incumbent Presiden Jokowi, berpengaruh signifikan dalam mengkonsolidasikan sel-sel politik Nahdliyyin, utamanya PKB," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (17/4).

Pengamatan Umam, kemunculan gerakan pendongkelan kepemimpinan politisi yang karib disapa Cak imin, patut diwaspadai. Alasannya, PKB kerap kali menghadapi konflik yang susah diakhiri.

"Jika sekarang muncul gerakan upaya pendongkelan kepemimpinan Cak Imin, hal itu patut diantisipasi. Sebab, PKB acapkali memiliki tradisi konflik yang tidak mudah diredam," demikian kata Umam.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya