Berita

Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto/Ist

Politik

Anggota Komisi VI: Digitalisasi UMKM Harus Berbasis Ekonomi Kerakyatan

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Semangat digitalisasi startup yang digaungkan Kementerian Komunikasi dan Informasi harus sejalan dengan spirit konstitusi, yakni berbasis kepada ekonomi kerakyatakan.

Dalam mewujudkan hal tersebut, anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto berpandangan bahwa digitalisasi perlu merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kelas menengah ke bawah.

"Jika yang didorong digitalisasi untuk UMKM kelas menengah ke atas, enggak fair itu. Basisnya ekonomi kerakyatan," kata Darmadi kepada wartawan, Jumat (16/4).


Politisi PDIP ini mengurai, dari 64,7 juta UMKM yang ada, 97 persennya masih kelas mikro. Angka inilah yang mesti dijangkau Kemenkominfo dalam semangat digitalisasi. Darmadi pun menyarankan agar Kemenkominfo mengkaji teori utilitarianism dari pemikiran Jeremy Bentham yaitu The Greatest Happiness Of The Greatest Number.

"Dalam teori itu menekankan soal memberikan kebahagiaan yang lebih besar kepada jumlah yang  lebih banyak bukan sebaliknya. Reorientasi pemikiran Keminfo harus diubah. Menkominfo itu, sebaiknya lakukan kajian secara matang," jelasnya.

Selain itu, jika dilihat dari sisi kesiapan ke arah digitalisasi, banyak UMKM belum siap,  terutama UMKM yang mikro perlu diproteksi mengingat daya saing sangat rendah dan sangat rapuh.

"UMKM kelas menengah ke atas mereka infrastrukturnya memadai, sedangkan UMKM yang mayoritas masih belum cukup? Di mana prinsip keadilan ekonomi kalau begitu?" lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah harusnya fokus pada berbagai persoalan mendasar yang kerap jadi kendala UMKM pada umumnya.

"Pemerintah gencarkan pelatihan usaha, misalnya. Karena banyak UMKM kita belum kompetitif. Negara harus hadir pada persoalan-persoalan di bawah, bukan hadir pada UMKM berbasis basis modal, infrastruktur (teknologinya) yang sudah memadai," tegas Darmadi.

Yang jelas, kata Darmadi, pada praktiknya, selama ini banyak bisnis UMKM ditelan unicorn maupun decacorn.

"Jadi ironi jika Menkominfo justru memfasilitasi mereka. Unicorn banyak menjual produk impor ketimbang lokal. Jadi kalau unicorn tambah maju, tidak mencerminkan prinsip ekonomi kerakyatan, ekonomi pemerataan," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya