Berita

Radar Komando Armada (Koarmada) 1 TNI AL mendeteksi dua kapal asing yang melintas di Selat Sunda/Repro

Pertahanan

Selang Sehari, Dua Kapal China Terkunci Radar TNI Melintas Di Selat Sunda

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 22:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil mendeteksi dua kapal asing asal China yang melintas di Selat Sunda belum lama ini.

Deteksi dua kapal China ini dipublikasikan Komando Armada (Koarmada 1) pada Senin (12/4) melalui channel Youtube Koarmada 1.

Dikutip redaksi, TNI AL mendeteksi satu kapal China pada 2 April 2021. Kapal tersebut diketahui merupakan kapal penelitian Da Yang Hao yang tertangkap radar sekitar pukul 11.23 WIB dari Samudera Hindia menuju Laut China Selatan.


Tak sampai di situ, sehari kemudian, atau pada 3 April 2021, radar TNI AL kembali menangkap satu kapal pada pukul 19.25 WIB di Selat Sunda. Diketahui, kapal tersebut merupakan kapal pelacak satelit/rudal Yuanwang-6.

Kapal tersebut pun terlihat jelas telah terkunci radar Koarmada I. Aktivitas kapal tersebut juga diawasi ketat meski dilaporkan tidak ada aktivitas membahayakan dari dua kapal berbendera asing tersebut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya