Berita

Politisi senior dari Partai Demokrat Liberal itu mengatakan bahwa Olimpiade Tokyo harus dibatalkan tanpa ragu jika situasi penyebaran virus corona terlalu parah/Net

Olahraga

Politisi Top Jepang: Bukan Tidak Mungkin Olimpiade Tokyo Dibatalkan

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Membatalkan perhelatan akbar Oimpiade Tokyo tahun 2021 ini adalah opsi yang harus ditempuh jika pandemi Covid-19 masih sangat mengancam. Karena hal tersebut masih sangat mungkin terjadi, mengingat lonjakan baru kasus Covid-19 yang terjadi di negeri sakura, selang 100 hari sebelum pesta olahraga tersebut.

Begitu kata politisi senior Jepang Toshihiro Nikai pada Kamis (15/4).

Orang nomor dua di Partai Demokrat Liberal itu mengatakan bahwa Olimpiade harus dibatalkan tanpa ragu jika situasi penyebaran virus corona terlalu parah.


Sebagai informasi, Olimpiade Tokyo sempat tertunda satu tahun karena pandemi Covid-19. Namun bahkan setelah penundaan, situasi pandemi masih tetap mengkhawatirkan.

Hal itu terlihat dari kegiatan estafet obor Olimpiade di Jepang terpaksa dilakukan secara tertutup atau bahkan dibatalkan di sejumlah tempat karena kekhawatiran akan penularan virus corona serta dukungan publik yang rendah.
Di sisi lain, pihak penyelenggara dan pejabat Olimpiade bersikeras menyebut bahwa Olimpiade akan berjalan dengan aman.

Namun Nikai mengatakan semua opsi masih ada di atas meja.

"Kami perlu membuat keputusan tergantung pada situasi saat itu," tegasnya, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya