Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh/Net

Kesehatan

Beri Sampel Darah Untuk Vaksin Nusantara, Pimpinan Komisi IX: Untuk Kedaulatan Dalam Negeri

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh menjadi salah satu anggota legislatif yang ikut memberikan sampel darah untuk vaksin Nusantara yang dilakukan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan, kehadirannya atas dasar inisiatif sendiri, bukan sebagai pejabat di DPR RI.

"Saya sebenarnya saya datang ke RSPAD, secara voluntary, sukarelawan atas nama pribadi, bukan atas nama DPR atau mewakili siapa pun. Dalam artian memang saya punya concern terhdaap persoalan ini,” ucap Nihayatul dalam diskusi virtual, Tanya Jawab Cak Ulung bertema 'Apa Kabar Vaksin Nusantara', Kamis (15/4).


Politisi PKB ini mengaku sudah mendengar langsung dari mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, para peneliti vaksin, dan BPOM, termasuk Kemenkes terkait metode yang digunakan vaksin Nusantara.

Mendapat berbagai informasi, ia kemudian memutuskan menjadi relawan pengembangan fase kedua vaksin Nusantara.

"Secara sadar, saya memang datang ke RSPAD untuk menjadi sukarelawan untuk diambil sampel darahnya. Kamis mendatang, akan dilakukan penyuntikan dari apa yang sudah dikeluarkan kemarin,” imbuhnya.

Adapun alasan lain dirinya mau menjadi relawan uji vaksin Nusantara semata-mata untuk menjaga kedaulatan kesehatan dan mendukung terciptanya produk dalam negeri dalam mengatasi masalah Covid-19 ini.

"Ini sebagai bentuk dukungan saya pribadi kepada kedaulatan kesehatan anak negeri ini. Kalau kita tidak boleh sekarang, kapan lagi kita akan memulai memiliki kedaulatan? Makanya saya datang secara sukarela ke RSPAD, diambil sampel darahnya untuk diproses memenuhi administasi yang dibutuhkan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya