Berita

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin/Ist

Kesehatan

Terapi Plasma Konvalesen Terus Disosialisasikan Sebagai Wujud Solidaritas Antar Sesama

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat yang teredukasi dengan baik akan lebih mudah diajak. Demikian latar belakang Sinar Mas melalui gerakan "Pengusaha Peduli NKRI" bersama Yayasan Buddha Tzu Chi dan Palang Merah Indonesia menggelar diskusi virtual "Yuk, Donor Plasma!".

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mengatakan, gerakan nasional donor plasma konvalesen untuk mewujudkan solidaritas antar sesama.

"Langkah penyembuhan pasien Covid-19 melalui transfusi plasma konvalesen adalah sebuah alternatif yang belum menjadi pilihan, bukan karena lemahnya solidaritas ataupun kepedulian masyarakat, namun lebih karena ketidaktahuan publik, termasuk para penyintas selaku pendonor," ujar Saleh Husin sebagai opening speech dalam dikusi itu.


Menurut Saleh, pihaknya mencoba mengatasi kendala ini, selain melalui gelaran donor plasma, juga dengan memperkuat sosialiasi serta edukasi publik.

"Agar semakin berdaya, kami turut menggandeng Pengusaha Peduli NKRI," ujarnya, dalam acara yang menghadirkan secara daring Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Pusat, Linda Lukitari Waseso, pemrakarsa terapi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19, Theresia Monica Rahardjo, bersama pendiri plasmahero.id, Ariani, selaku narasumber.

Disksusi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas sekaligus ilmiah bagi publik tentang apa dan bagaimana donor plasma konvalesen.

"Karena selain membantu melengkapi terapi lainnya, metode ini menempatkan para penyintas, menjadi para penyelamat," kata Saleh.

Kehadiran dan keterlibatan Pengusaha Peduli NKRI dia yakini akan membuat sosialisasi dan kesediaan berdonor berlangsung meluas.

Sinar Mas melalui Bakti Sosial Donor Plasma Konvalesen, Kamis (8/4), telah menggalang solidaritas para karyawan. Tercatat sebanyak 122 orang turut berpartisipasi, dan setelah menjalani proses pemantauan, 17 di antaranya memenuhi syarat mendonorkan plasma.

Sedikit berbeda dengan donor darah reguler, sebelum plasma darah dapat diterima oleh pasien Covid-19, pendonor terlebih dulu mesti memenuhi ketentuan medis, di antaranya berusia antara 18 hingga 60 tahun, dengan berat badan minimal 55 kg, terbebas dari sejumlah penyakit, dan harus melalui proses pemantauan kondisi antibodi (screening) sehari sebelumnya.

Kesempatan mendonorkan plasma darah hanya dapat dilakukan penyintas hingga tiga bulan pascasembuh.

Theresia Monica Rahardjo mengapresiasi peran PMI selaku tulang punggung ketersediaan plasma konvalesen yang melaksanakan screening, pengambilan dan penyimpanan plasma dengan standar terbaik, kemudian mendistribusikan hingga lebih dari 29 ribu kantong plasma ke seluruh Indonesia, sembari membangun pangkalan maha data, serta bank plasma, sehingga antrean pasien dapat terurai.

"Pencapaian ini tidak lepas dari solidaritas masyarakat lewat berbagai gerakan donor plasma konvalesen, sehingga ketersedian plasma semakin meningkat," ujarnya.

Pengusaha Peduli NKRI adalah gerakan sosial lintas sektor privat - di mana Sinar Mas adalah satu di antaranya - yang sejak pandemi berlangsung, aktif menyalurkan donasi peralatan medik, alat pelindung diri, perangkat uji cepat, serta suplemen kesehatan dan bahan pangan bagi para petugas medis, juga masyarakat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya