Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Akomodasi Kader Muhammadiyah Jadi Mendikbud, Jokowi Bisa Ciptakan Keseimbangan Politik

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 03:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo disarankan ekstra hati-hati dalam memilih pembantunya di Kabinet Indonesia Maju.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, bidang pendidikan harus jadi perhatian utama.

Sebabnya, pendidikan berkaitan dengan masa depan sebuah negara, karena terkait dengan sumberdaya manusia.


"Bidang pendidikan berkaitan dengan masa depan sumber daya manusia Indonesia," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Terkait dengan sosok Mendikbud, Andi mengatakan Jokowi harus mempertimbangkan kapasitas dan profesionalisme menterinya.

"Pertimbangan kapasitas dan profesionalisme sejatinya menjadi basis pertimbangan pengangkatan menteri pendidikan," kata Andi

Dalam pengamatan Andi, kader Muhammadiyah penting diakomodasi jika benar Jokowi dalam waktu dekat melakukan perombakan kabinet.

Salah satu dampak politik jika menggaet kader Muhammadiyah sebagai Mendikbud akan tercipta keseimbangan politik.

Apalagi, kata Andi selama ini kader Muhammadiyah sangat mumpuni saat mengemban amanah sebagai Mendikbud.

"Muhamadiyah penting diakomodasi, bukan saja atas pertimbangan keseimbangan politik, namun juga pengalaman Muhammadiyah di bidang pendidikan yang sangat mumpuni," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya