Berita

Kekayaan Jack Ma bertambah lebih dari 2 juta dolar AS selang sehari setelah perusahaannya dikenakan denda/Net

Dunia

Kekayaan Jack Ma Bertambah Dua Juta Dolar AS Selang Sehari Setelah Didenda Regulator China, Kok Bisa?

SELASA, 13 APRIL 2021 | 20:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kekayaan taipan top asal China, Jack Ma dikabarkan bertambah sekitar dua juta dolar AS hanya dalam waktu satu hari setelah perusahaan yang didirikannya, Alibaba, dikenakan denda oleh pemerintah China.

Lho, kok bisa?

Untuk diketahui, pada akhir pekan kemarin regulator pasar China memberlakukan denda sebesar 18,2 miliar yuan atau setara dengan sekitar 2,8 miliar dolar AS pada Alibaba.


Alih-alih merugi, denda itu justru memberikan dorongan besar bagi meroketnya saham raksasa e-commerce tersebut.

Mengutip kabar yang dimuat Russia Today, saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong telah menguat selama dua hari berturut-turut. Setelah pembukaan yang kuat di Hong Kong pada hari Selasa (13/4), saham Alibaba kemudian naik hampir 0,5 persen.

Kondisi ini menambah keuntungan lebih dari 6 persen yang terjadi pada hari Senin kemarin.

Sementara itu, saham perusahaan yang terdaftar di Amerika Serikat melonjak lebih dari 9 persen pada hari Senin, menandai pertumbuhan terbesar dalam hampir empat tahun terakhir.

Kenaikan saham ini juga berimbas pada kekayaan pendirinya, Jack Ma. Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersihnya tumbuh 2,3 miliar dolar AS, mencapai hingga 52,1 miliar dolar AS.

Dia juga diketahui saat ini merupakan orang terkaya ke-25 di dunia, dan orang terkaya ketiga di China.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya