Berita

Ketua Joman, Immanuel Ebenezer/RMOL

Politik

Di Mata Relawan Jokowi, Lima Menteri Ini Layak Dicopot

SELASA, 13 APRIL 2021 | 14:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabar perombakan kabinet atau reshuffle kian kencang. Bahkan kelompok relawan Jokowi Mania (Joman) telah mendegar soal rencana reshuffle di bulan ramadhan ini.

Berkenaan dengan rencana tersebut, Joman mengaku sudah mengantongi sedikitnya lima menteri yang layak diganti karena tak menunjukkan kinerja yang baik.

"Ada 5 menteri yang wajjb hengkang, pertama Mensesneg Pratikno. Pejabat yang satu ini selalu bermasalah dalam adminitrasi dan memberikan pagar betis kepada Jokowi sehingga kelompok pro rakyat sulit berkomunikasi dengan presiden," kata Ketua Joman, Immanuel Ebenezer kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/4).


Lalu empat menteri lainnya yakni Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; Menteri Agraria, Sofyan Djalil; Menkominfo, Johnny G Plate dan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

Noel meyakini pergantian 5 menteri tersebut akan berdampak baik pada kjnerja kabinet dan tentunya presiden.

"Khusus Pratikno, kalau dia dipertahankan akan ada jarak luar biasa antara Jokowi dan rakyat, " kata aktivis 98 yang biasa disapa Noel ini.

Dijelaskan Noel, reshuffle penting dilakukan agar para menteri yang terpilih tidak bekerja sendiri-sendiri. Sebab belakangan, ia melihat ada kecenderungan para menteri bekerja tak sejalan dengan presiden.

"Kita bisa lihat Menteri Lutfi, presiden tak mau impor kok (menteri) malah ngeyel impor. Begitu juga kasus subsidi pupuk yang tidak berdampak pada swasembada hasil pertanian," tegas Noel.

Di sektor Kemenkominfo, kata dia, kementerian di bawah komando Johnny Plate ini dinilai tidak tegas.

"Menkominfo melempem dalam pemblokiran situs-situs atau akun-akun radikal di media sosial," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya