Berita

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama ASN/RMOLBanten

Nusantara

Tahun Ini Provinsi Banten Hanya Buka 30 Formasi CPNS

SELASA, 13 APRIL 2021 | 01:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah Provinsi Banten tahun ini hanya ada 30 formasi untuk seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (C-ASN) yang akan ditempatkan di 42 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Jumlah usulan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Provinsi Banten mitu lebih kecil jika dibandingkan seleksi CASN 2020 yang mencapai 270 formasi.

Kepala BKD Banten, Komarudin mengku, dirinya telah mengusulkan 30 formasi CPNS ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).


"Untuk CPNS 30-an  formasi kita udah usulkan, semuanya itu teknis," ujar Komarudin seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Senin (12/4).

Selain formasi CPNS, Komarudin juga mengusulkan sebanyak 1.300 formasi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

"Kalau 1.300 PPPK itu untuk guru seluruhnya dan nggak ada diluar guru. Dan tahun lalu itu untuk guru penyuluh," katanya.

Saat disinggung penyebab CASN sedikit, Komarudin memebeberkan minimnya kuota CASN di Pemprov lantaran didominasi untuk guru.

"Kalau tahun lalu kan ada (formasi) guru. Tapi kan tahun ini kita (usulkan) kuota (guru) ada di PPPK. Jadi, kalau lihat jumlah sih lebih banyak tahun ini kan ada 1.300 PPPK tambah 30-an CASN," tuturnya.

Yang jelas, kata Komarudin, formasi yang diusulkan ke BKN untuk menambal sejumlah posisi ASN yang telah pensiun

"Jadi, itu untuk seluruh PD. kan hanya ganti yang pensiun aja," jelasnya.

Ia memastikan untuk selesi formasi CASN hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari BKN.

"Mulai (seleksinya) tergantung BKN. Begitu juga untuk informasi yang menentukan. Kita hanya sebatas mengusulkan saja," tandasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya