Berita

Potret helikopter yang dibakar KKB (kanan)/Repro

Pertahanan

Setelah Dunia Pendidikan, KKB Kini Teror Sektor Penerbangan Di Papua

SENIN, 12 APRIL 2021 | 21:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak hanya mengancam dunia pendidikan di Papua. Kini, mereka kembali menebar aksi teror di sektor penerbangan.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatatak, KKB membakar satu unit helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu malam (11/4).

“Betul, KKB kembali melakukan aksi keji mereka dengan membakar 1 unit helikopter di Bandara Aminggaru Ilaga Puncak,” jelas Irjen Mathius dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/4).


Hal senada juga disampaikan Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa.

“Setelah melakukan aksi teror di dunia pendidikan, KKB kembali melakukan aksi teror di dunia penerbangan,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini aparat TNI  dan Polri sedang mengejar pelaku teror tersebut. Fakta ini pun menambah daftar aksi terorisme KKB sebagai Front Bersenjata OPM.

“Ini merupakan aksi teror KKB yang kesekian kalinya terhadap dunia penerbangan di Papua. Terakhir bulan lalu, mereka menyandera pilot yang berkebangsaan Selandia Baru,” jelasnya.

Sementara itu, menurut informasi dari pihak PT Ersa Eastern Aviation, helikopter yang dibakar KKB merupakan helikopter rusak, tidak laik terbang dan dalam proses perbaikan.

“Saat ini TNI-Polri masih memburu kelompok ini dan kami akan menindak tegas KKB yang melakukan aksi brutal di Ilaga,” tutup Kolonel Suriastawa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya