Berita

Anggota TNI membantu evakuasi dampak gempa di Malang, Jawa Timur/Ist

Nusantara

Paska Gempa Malang, TNI Kerahkan 700 Pasukan

SENIN, 12 APRIL 2021 | 04:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

700 anggota TNI diterjunkan ke lokasi pasca gempa yang terjadi di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pengerahan ratusan prajurit itu untuk membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk ketika gempa terjadi, Sabtu (10/4).

Selain di Dampit, pasukan tersebut juga disebar di Kecamatan Ampel Gading dan Kecamatan Tempur Sari, Kabupaten Lumajang.


“Mereka difokuskan untuk membersihkan material-material bangunan yang ambruk di lokasi pasca gempa,” kata Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan Subekti. Minggu (11/4).

Selain mengakibatkan rumah warga ambruk, gempa di Kecamatan Ampel Gading juga mengakibatkan 3 warga meninggal dunia akibat tertipam reruntuhan bangunan.

“Tadi pagi terjadi gempa susulan. Kami meminta warga untuk tetap tenang, tidak panik,” tegas Danrem.

Selain karya bakti, terlihat anggota TNI mendirikan beberapa posko atau tenda darurat di lokasi pasca gempa.

Menanggapi bencana itu pihak Pemkab Malang telah menetapkan status tanggap darurat gempa bumi.

Selain melibatkan aparat TNI, penanggulangan tersebut juga turut melibatkan pihak Polri dan BPBD.

“Sesuai laporan sementara, tim gabungan masih melakukan penanganan darurat bencana,” bebernya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya