Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY Ungguli Prabowo, Demokrat: Pencapaian Ini Tidak Lantas Kami Berpuas Diri

SABTU, 10 APRIL 2021 | 17:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei politik terbaru yang dikeluarkan Indonesia Political Opinion (IPO) terkait naiknya tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak membuat kader Partai Demokrat berpuas diri

Pasalnya, putera sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mendapatkan tingkat keterpilihan sebesar 7,1 persen, berada di atas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memperoleh 5,7 persen.

"Tentunya pencapaian ini tidak membuat kami lantas berpuas diri," kata Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/4).


"Malah hasil ini membuat kami semakin terpacu mengingat meningkatnya rasa percaya, kepercayaan dari masyarakat yang menitipkan harapannya kepada kami," imbuhnya menegaskan.

Herzaky menambahkan, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY masih terus memfokuskan untuk membantu masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Fokus kami adalah membantu rakyat semampu kami, bukan berpikir tentang pilpres atau pencapresan 2024. Masih terlalu dini bagi kami berpikir ke arah sana di tengah situasi berat yang dialami rakyat akibat pandemi ini," tandasnya.
 
Dalam rilis survei, Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menuturkan, sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat urutan tertinggi, dan berada di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Selanjutnya, ada Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dengan 9,5 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan raihan 7,9 persen.

Kemudian, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, masuk ke dalam lima besar tingkat keterpilihan di survei IPO ini. Putra sulung Presiden RI keenam ini mendapat perolehan tingkat keterpilihan sebesar 7,1 persen, atau berada di atas sosok Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memperoleh 5,7 persen.

Selain itu di bawahnya, ada nama Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian yang memperoleh 4,5 persen, Presiden PKS Ahmad Saikhu 3,8 persen, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan 2,3 persen, dan Ketua DPR Puan Maharani 1,6 persen.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya