Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Nusantara

Mantan Menristek Ungkap Kelompok Teroris Manfaatkan Situasi Pandemi

SABTU, 10 APRIL 2021 | 11:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Menteri Riset dan Terkonologi di Kabinet Persatuan Nasional, A.S Hikam membeberkan, kelompok teroris juga memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 unttuk menciptakan teror.

"Ada cara bagaimana gerakan radikal ini bergerak memanfaatkan situasi pandemi Covid-19," kata A.S Hikam saat menjadi pembicara Seminar Publik bertajuk "Indonesia Di tengah Tantangan Terorisme" secara virtual, Sabtu (10/4).  

Pertama, beber dia, kelompok teroris ini melakukan diseminasi narasi religius dan berbau politik anti pemerintah, misalnya melabeli kegagalan pemerintah dalam penanganan pandemi. Atau, menggaungkan pademi merupakan hukuman dari tuhan kepada rezim.


"Dan pandemi bukti hukuman dari ketidakadilan rezim," kata Hikam.

Menteri Era Presiden Abdurrahman Wahid ini menambahkan, selain diseminasi narasi, kelompok teroris juga melakukan eksploitasi terhadap lingkungan pada kelompok yang rentan dengan menyebarkan hoax.

Disamping itu, ia mengungkap, kelompok teroris ini memilih target sebagai pelaku teror yang berasal dari kelompok rentan namun memiliki signifikasi yang tinggi.  

"Sasarannya kepada milenial," tandas dia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya