Berita

Penyerahan Bantuan CSR BTN kepada IKB Flobamora./Dok

Bisnis

Peduli Korban Bencana NTT, BTN Kembali Salurkan Bantuan Rp500 Juta

SABTU, 10 APRIL 2021 | 11:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp500 juta bagi masyarakat terdampak bencana badai siklon Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu untuk mendukung pemulihan di wilayah timur Kepulauan Nusa Tenggara.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, pihaknya turut berduka atas musibah yang melanda NTT. Bank BTN, lanjutnya, juga terus berupaya tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan bagi para korban.

“Kendati tak bisa langsung ke NTT, kami berharap bantuan yang diberikan melalui IKB Flobamora dapat mendukung pemulihan yang kini mulai berlangsung di NTT usai terpaan bencana badai siklon Seroja,” ujar Haru di sela penyerahan CSR di Denpasar, Bali, Jumat (9/4).


Bantuan tersebut diberikan melalui Crisis Center di Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora, sebuah organisasi perkumpulan masyarakat NTT yang ada di Provinsi Bali.  Haru berharap dana tersebut dapat menyentuh para korban yang belum mendapatkan bantuan.

“IKB Flobamora memiliki basis data yang luas sehingga kami berharap para korban yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan bantuan,” ujar Haru.

Secara total, Bank BTN telah menyalurkan CSR sekitar Rp800 juta untuk para korban terdampak Siklon Seroja di NTT. Selain bantuan sembako di Adonara dan Larantuka, BTN juga memberikan material dan bahan bangunan untuk lebih dari 150 rumah di Kupang, NTT.

Sementara itu, Ketua IKB Flobamora di Bali Yuzdi Diaz mengatakan, pihaknya berkomitmen tepat sasaran dalam penyaluran dana CSR. Dana tersebut akan disalurkan terutama ke pulau-pulau terpencil yang belum tersentuh bantuan.

“Crisis center kami telah menangani penyaluran bantuan. Kami juga telah memiliki jaringan untuk transportasi bantuan di NTT,” tutur Yuzdi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya