Berita

Menteri Kesehatan Polandia, Adam Niedzielsk/Neti

Dunia

Perjuangan Berat Petugas Medis Polandia Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Sampai Harus Dibantu Oksigen Dan Infus

SABTU, 10 APRIL 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang ketiga virus corona yang menyerang Polandia benar-benar menguras energi tenaga kesehatan negara itu. Bahkan, untuk membantu menjaga energi mereka sendiri, staf medis sampai-sampai harus menggunakan bantuan oksigen dan infus.

Menteri Kesehatan Polandia, Adam Niedzielski mengatakan, beberapa dokter dan perawat di negara itu bahkan hanya bisa tidur siang di antara shift mereka.

Dia mengatakan, negara berpenduduk 38 juta, terbesar di sayap timur Uni Eropa, melaporkan sekitar 700 kematian terkait virus corona pada Jumat (9/4) waktu setempat, setelah jumlah kematian mencapai rekor baru 954 pada hari Kamis.


"Ini memang perang dan situasinya membutuhkan perilaku non-standar," katanya kepada radio swasta RMF 24, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/4).

"Ini adalah gambaran yang paling sulit dan memperihatinkan, yang mencerminkan beban pekerjaan ini," kata Niedzielski ketika diminta untuk mengomentari beberapa dokter yang menggunakan infus dan oksigen untuk mendapatkan kembali kekuatannya untuk bekerja.

“Ketika saya mengunjungi rumah sakit darurat di Katowice, saya melihat dokter dan perawat tidur untuk beristirahat di antara shift mereka. Intensitas pekerjaannya signifikan, akibat dari kekurangan personel," kata Niedzielski.

Polandia melaporkan rekor jumlah kasus baru yang tinggi pekan lalu sekitar 35.000 per hari dan pada Rabu pemerintah memperpanjang pembatasan hingga 18 April, menutup taman kanak-kanak, sekolah, pusat perbelanjaan, hotel, bioskop dan teater.

Rekor kematian 24 jam sebelumnya adalah 674, dilaporkan pada November. Pada hari Kamis, Polandia melaporkan 27.887 infeksi virus korona baru, sehingga totalnya menjadi hampir 2,5 juta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya