Berita

Syahganda Nainggolan/Net

Politik

Satyo Purwanto: Pledoi Syahganda Bukan Hanya Pembelaan Diri Sendiri, Tapi Juga Untuk Demokrasi

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 19:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pledoi Syahganda Nainggolan bukan hanya semata pembelaan terhadap dirinya sendiri melainkan juga pembelaan terhadap demokrasi di Indonesia yang dirasa mengalami kemunduran.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/4).

“Pledoinya juga menggambarkan bahwa bangsa Indonesia masih dalam proses transisi demokrasi yang telah dibajak oleh kekuatan oligarki,” kata Satyo.


Sehingga dengan begitu, bangsa Indonesia masih saja hidup dalam suasana ilusi demokrasi dengan ditandai kuatnya demokrasi prosedural yang sekedar pemilu langsung.

“Ilusi demokrasi adalah penyesatan substansi demokrasi,” tandasnya.

Hal tersebut, kata Satyo, nampak jelas seperti hukum yang hanya jadi alat kekuasaan untuk menindas masyarakat yang kritis dan berbeda pandangan. Satyo miris, lantaran saat ini independensi lembaga peradilan sangat terlihat nyata.

“Ketika seseorang ditangkapi bahkan sering tanpa surat penangkapan sebelumnya, ini persis terjadi yang menimpa Syahganda, Jumhur dan lain-lain,” sesal dia.

Menurut Satyo, formalisme demokrasi di Indonesia sudah lama terjadi. Meminjam istilah Rizal Ramli, Indonesia berada ditengah demokrasi kriminal.

“Kurang lebih maksudnya demokrasi yang hanya menjadi bumbu pidato dan teks para politisi, pada kenyataan adalah, penegakkan hukum atas nama demokrasi yang menggunakan eksesif power pun atas nama demokrasi, pemilihan pimpinan nasional dengan mereduksi kedaulatan rakyat pun atas nama demokrasi,” bebernya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya