Berita

Duta Besar Myanmar untuk Inggris, Kyaw Zwar Minn/Net

Dunia

Inggris Pastikan Dubes Myanmar Yang Gulingkan Dapat Tinggal Dengan Aman

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 14:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Inggris memberikan Duta Besar Myanmar Kyaw Zwar Minn izin untuk tetap tinggal sementara setelah kantor kedutaannya direbut paksa oleh pihak militer.

Kantor Luar Negeri Inggris pada Jumat (9/4) kembali mengutuk militer Myanmar yang mengambil alih kedutaan dan "menggulingkan" Kyaw Zwar Minn.

"Kami mengutuk cara militer Myanmar di London melarang duta besar mereka memasuki kedutaan kemarin malam," kata Kantor Luar Negeri, seperti dikutip Reuters.


“Kami menghormati keberanian Kyaw Zwar Minn dalam membela rakyat Myanmar. Mengingat perilaku penindasan terhadap Bapak Minn, kami berusaha memastikan dia dapat hidup dengan aman di Inggris Raya sementara dia memutuskan masa depan jangka panjangnya," tambahnya.

Pada Rabu malam (7/4), Kyaw Zwar Minn melaporkan bahwa atase pertahanan telah mengambil alih kedutaan seperti halnya melakukan kudeta. Mereka juga tidak membiarkan dirinya untuk masuk ke kedutaan.

"Mereka mengatakan menerima instruksi dari ibukota, jadi mereka tidak akan mengizinkan saya masuk," ujarnya.

Myanmar telah diguncang kekacauan yang luar biasa sejak militer merebut kekuasaan dan menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Namun para diplomat, termasuk Kyaw Zwar Minn, telah menyatakan dukungannya pada Aung San Suu Kyi dan memutuskan hubungan dengan junta militer.

Bulan lalu, junta telah memanggil Kyaw Zwar Minn setela ia mendesak pembebasan Aung San Suu Kyi.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya