Berita

Penyerahan bantuan BTN bagi warga terdampak bencana di Kupang, NTT,/Dok

Bisnis

BTN Bantu Renovasi Ratusan Rumah Terdampak Bencana Siklon Seroja di Kupang

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 10:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyalurkan bantuan material dan bahan bangunan untuk perbaikan lebih dari 150 rumah di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman mengatakan, pihaknya telah memetakan rumah-rumah di Kupang yang mengalami kerusakan parah akibat terpaan siklon Seroja.

BTN mencatat ada lebih dari 150 unit rumah di 18 proyek perumahan yang dibiayai Bank BTN yang atapnya rusak bahkan hilang diterjang badai seroja.


"Kami berharap bantuan kami dapat membantu masyarakat terdampak memperbaiki hunian mereka sehingga bisa kembali tinggal di rumah dengan nyaman dan aman," jelas Ari di Jakarta, Kamis (8/4).

Ari merinci, bantuan tersebut pun dikhususkan bagi rumah yang dimiliki nelayan, buruh, dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Nilai bantuan disebutkan mencapai lebih dari Rp200 juta.

Sementara itu, menurut Ari, selain memberikan bantuan material, Bank BTN juga menyalurkan obat-obatan dan sembako.
Bantuan sembako tersebut diserahkan ke Kupang, Adonara, dan Larantuka.

"Tanggap bencana merupakan fokus program CSR [Corporate Social Responsibility] kami, sehingga kami selalu berupaya cepat dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan bagi para korban."

Seperti diketahui, wilayah NTT ditimpa bencana akibat badai siklon Seroja pada Jumat (2/4) hingga Senin (5/4). Akibat hujan angin tersebut, banyak infrastruktur dan bangunan rusak di berbagai daerah. Hujan lebat yang disertai angin kencang tersebut pun memicu banjir bandang yang melanda Adonara, Flores Timur.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya