Berita

Pemakaman Mayor Anumerta Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Minggu, 5 April 2026. (Foto: RMOLJabar)

Pertahanan

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 18:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Mayor Anumerta Zulmi, prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Hal itu disampaikan Panglima TNI usai memimpin langsung upacara pemakaman almarhum di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Minggu, 5 April 2026. Almarhum merupakan salah satu prajurit terbaik yang dimiliki TNI dengan rekam jejak pengabdian dan prestasi yang menonjol selama bertugas.

“Mayor Anumerta Zulmi adalah salah satu prajurit terbaik TNI dari Kopassus. Dalam setiap penugasan, almarhum selalu menunjukkan kinerja terbaik dan beberapa kali mendapatkan penghargaan dari satuannya,” ujar Jenderal Agus dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Ia menegaskan, gugurnya Mayor Zulmi merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi institusi TNI, tetapi juga bagi bangsa Indonesia. Berbagai penghargaan yang diterima almarhum selama berdinas menjadi salah satu dasar penugasan dalam operasi internasional sebagai bagian dari pasukan perdamaian di Lebanon.

Penugasan tersebut merupakan kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam misi tersebut, prajurit TNI menjalankan sejumlah tugas, mulai dari pengamanan wilayah hingga mendukung kegiatan kemanusiaan di daerah konflik.

TNI memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum. Negara juga memastikan seluruh hak yang menjadi kewajiban terhadap prajurit yang gugur akan dipenuhi.

“Kami dari TNI berduka sangat dalam atas insiden ini. Hak-hak prajurit yang gugur akan kami penuhi, mulai dari santunan PBB, santunan risiko kematian khusus, hingga asuransi,” kata Agus.

Selain itu, keluarga almarhum juga akan menerima sejumlah santunan, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak-anaknya sebesar Rp30 juta per anak, santunan kematian sekitar Rp200 juta, serta dukungan lain dari TNI Angkatan Darat dan perbankan.

“Pengabdian dan pengorbanan almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan prajurit Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya