Berita

Wakil Sekjen Partai Demokrat Irwan Fecho/Net

Politik

Demokrat: Kalau Serius Tekan Laju Pandemi Covid-19, Kenapa Mudik Dilarang Tapi Pariwisata Dibuka?

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 00:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap inkonsisten seolah ditunjukkan oleh pemerintah secara vulgar, dalam hal ini mengenai kebijakan pelarangan mudik lebaran 2021.

Pasalnya, di satu sisi pemerintah melarang mudik, di sisi yang lain pemerintah membuka keran pariwisata.

Begitu disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat Irwan Fecho kepada wartawan, Kamis (8/4).   


"Larangan mudik, saya pikir surat edaran itu baru himbauan dan kembali berulang, inkonsistensi pemerintah. Kemudian pola blunder pemerintah dengan pernyataan Bang Sandi (Menparekraf) yang dikonfirmasi juga oleh Menko PMK Muhadjir bahwa tempat wisata boleh dibuka," kata Irwan.

Anggota Komisi V DPR RI ini melihat tidak ada keseriusan pemerintah pusat dalam hal menekan laju peningkatan kasus Covid-19 di tanah air. Pemerintah terkesan hanya menggugurkan kewajiban semata.

"Saya melihat enggak ada keseriusan di situ, lagi lagi ini seperti menggugurkan kewajiban, seolah-olah pemerintah ingin di lihat serius menangani Covid-19 ini, tetapi pernyataannya terus bertambah, kematian juga meningkat," kata Irwan.

"Karena saya melihat setiap regulasi yang dikeluarkan itu ada mis pada implementasi dan efektifitasnya, contohnya misalnya larangan mudik hari ini wisata boleh dibuka, bahkan larangan mudiknya  ditentukan tanggal 6 sampai 17 Mei, sebelum tanggal 6 siapa yang mau menjamin kalau kemudian tidak ada regulasi yang ketat," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya