Berita

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi salah satu ponpes di Bondowoso Jawa Timur/Ist

Politik

Ketua Senator: Inovasi OPOP Bisa Jadi Pioner Kemandirian Pesantren, Bahkan Sukseskan PEN

RABU, 07 APRIL 2021 | 20:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program One Pesantren One Product (OPOP) yang kini telah menjelma menjadi kekuatan basis ekonomi pesantren mandiri di Jawa Timur patut diapresiasi.

Bukan tanpa sebab, program tersebut pun diyakini akan membantu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sedang berjalan.

"Namun tentu saja program tersebut memerlukan dukungan kekuatan finansial, salah satunya melalui perbankan syariah," ujar Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, Rabu (7/4).


Saat ini, OPOP sudah diberi kemudahan akses perbankan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim. Hal itu patut didukung agar langkah konkret OPOP dapat segera diwujudkan.

Bila dikembangkan dengan serius, LaNyalla optimis program OPOP akan menjadi percontohan masyarakat berbasis pesantren. Terlebih SDM pesantren cukup mumpuni untuk mengembangkan program tersebut.

"Kita berharap ini menjadi pioner kemandirian pesantren yang ke depannya program ini dapat menjadi percontohan masyarakat berbasis pesantren," harap alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya