Berita

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam jumpa pers usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, yang dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 7 April/Repro

Bisnis

Menstimulus Daya Beli Jelang Lebaran, Pemerintah Tetapkan Hari Belanja Nasional Dan Subsidi Ongkir Hingga Rp 500 Miliar

RABU, 07 APRIL 2021 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Lebaran Idul Fitri akan dijadikan momentum pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua bisa tumbuh positif jika daya beli masyarakat tinggi di bulan puasa dan lebaran nanti.

Untuk bisa merealisasikan itu, Airlangga menyampaikan sejumlah strategi yang akan menstimulus atau merangsang daya beli masyarakat bisa bergeliat menjelang lebaran.


Pertama, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah sudah menetapkan dalam Sidang Kabinet Paripurna sore tadi, akan mendukung hari belanja nasional menjelang hari H lebaran.

"Hari belanja nasionalnya adalah di H-10, dan H-5 (merupakan) hari belanja nasional melalui online itu ditujukan untuk produk nasional,” ujar Airlangga dalam jumpa pers usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, yang dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/4).

Tak hanya itu, Airlangga juga menerangkan stimulus lainnya yang disiapkan pemerintah untuk bisa meningkatkan daya beli di masyarakat. Yaitu, dengan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir) untuk yang berbelanja online, dengan nilai yang mencapai ratusan miliar rupiah.

"Dan pemerintah akan mensubsidi ongkos kirim. Sehingga pemerintah menyiapkan Rp 500 miliar," demikian Airlangga Hartarto menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya