Berita

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai/Net

Politik

Sindir Mendagri Soal Lukas Enembe, Natalius Pigai: Ada Pejabat Diam-diam Ke Singapura Tidak Ribut

SENIN, 05 APRIL 2021 | 23:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sindiran keras disampaikan mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada Kementerian Dalam Negeri terkait polemik perjalanan tanpa izin Gubernur Papua, Lukas Enembe ke Papua Nugini belum lama ini.

Pigai menyatakan, banyak pejabat yang kerap pergi ke luar negeri namun jarang tersorot. Hal itu berbeda dengan lawatan Lukas Enembe ke Papua Nugini dengan alasan berobat.

"Saya juga lihat pejabat RI ke Singapura diam-diam, judi, ketemu pengusaha jahat, bagi uang rampok, simpan uang korupsi, bawa wanita-wanita simpanan tapi tidak pernah ada yang ributkan," kata Natalius Pigai di akun Twitternya, Senin (5/4).


Namun demikian, ia tak menjelaskan secara gamblang sosok pejabat yang dimaksud Pigai.

Di sisi lain, ia justru merasa heran dengan ramainya pemberitaan perjalanan kepala daerah asal Papua.

"Lukas berobat ke PNG sbagai warga Papua diributkan. Ini yang namanya Papua phobia dan rasisme," tandasnya.

Belum lama ini, Mendagri Tito Karnavian telah menegur Gubernur Papua, Lukas Enembe. Menurut Tito, apapun alasannya, tindakan Lukas Enembe tidak bisa dibenarkan karena pergi tanpa mengantongi izin.

“Saya sudah berikan sanksi teguran keras pada Gubernur Enembe. Jadi kalau memang urgent sekali, komunikasi dengan saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul, makanya saya mau temui," ucap Tito di Jayapura hari ini.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya