Berita

Ketua Hikmah dan dan Hubungan Antar Lembaga Pemuda Muhammadiyah Ali Mutohhirin/Net

Pertahanan

Kritik Penggeledahan Ponpes Di Sleman, Pemuda Muhammadiyah: Berpotensi Beri Stigma Negatif

SENIN, 05 APRIL 2021 | 16:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah angkat bicara terkait penggeledahan Detasemen Khusus (Densus) 88 terhadapa sebuah pondok pesantren di Selaman, Yogyakarta Jumat malam (2/4).


Ketua Hikmah dan dan Hubungan Antar Lembaga PP Pemuda Muhammadiyah Ali Mutohhirin mengatakan tindakan penggeledahan yang dilakukan Densus 88 di Ponpes Ibnu Qoyim, Sleman tidak bijak.

Kata Ali, penggeledahan itu berpotensi memberikan stigma negatif pada aktivitas pondok pesantren.

Kata Ali, penggeledahan itu berpotensi memberikan stigma negatif pada aktivitas pondok pesantren.

Ali juga menegaskan bahwa POnpes Ibnu Qoym tidak berkatan atau berafiliasi dengan Persyarikatan Muhammadiyah.

"Adapun Pondok Pesantren Ibnu Qoyim di Sleman yang menjadi lokasi penggeledahan oleh Densus 88 bukanlah Pondok Pesantren Muhammadiyah, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Persyarikatan Muhammadiyah, sebagaimana di ramai yang beredar di media," demikian penjelasan Ali, Senin (5/4).

Pemuda Muhammadiyah berharap, tindakan penggeledahan seperti yang dilakukan Densus 88 tidak terulang kemali.

Ali mengatakan, kolaborasi dalam pemberantasan terorisme akan mendorong upaya hukum yang kolaboratif.

Terkait dengan ramainya surat berantai soal ajakan aksi yang dikoordinir elemen yang mengatasnamakan Himpunan Aktivis Muda Muhammadiyah, Ali menegaskan bahwa elemen tersebut tidak ada kaitannya dengan Parsyarikatan.

"PP PM menyatakan bahwa Himpunan Aktivis Muda Muhammadiyah bukanlah bagian dari Organ resmi Persyarikatan Muhammadiyah," demikian kata Ali.

Dalam penggeledahan itu, Densus mengamankan beberapa orang. Selain itu buku dan beberapa dokumen elektronik juga disita.

Dengan disaksikan oelh Ketua RT setempat, Densus anti teror itu juga mengamankan busur dan anak panah.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya