Berita

Ilustrasi tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19/Net

Politik

PPNI Dan JDN Minta Pemerintah Segera Cairkan Insentif Nakes Covid-19

SENIN, 05 APRIL 2021 | 15:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tenaga kesehatan (nakes) masih menjadi garda terdepan dalam menangani pasien virus coron baru (Covid-19) di Indonesia hingga satu tahun lebih lamanya.

Bekerja dan mengabdi penuh risiko untuk dirinya dan keluarganya ini seharusnya diperhatikan lebih oleh pihak pemerintahan Joko Widodo.

Insentif yang awalnya diberikan oleh pemerintah menjadi harapan besar bagi para nakes yang tak kunjung lelah merawat para pasien yang terpapar Covid-19.


Akan tetapi, beberapa bulan belakangan ini para nakes dikeluhkan dengan belum cairnya insentif dari pemerintah.

Salah satu keluhan itu juga disampaikan oleh Ketua Junior Doctor Network (JDN) Indonesia, dokter Andi Khomeini Takdir Haruni yang membenarkan bahwa nakes Covid-19 belum mendapatkan insentif sejak November 2020 hingga Maret 2021 ini.

Menurut informasi yang dihimpun dokter Andi, pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang melakukan pendataan ulang.

"Harapan ya segera saja dicairkan. Banyak yang hanya menunggu insentif itu untuk keluarganya," ujar Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/4).

Selain itu, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah juga meminta agar pemerintah segera mencairkan insentif untuk para nakes yang berjuang melawan Covid-19.

"Mohon segera diberikan (insentif)" tegas Harif.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya