Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

Tito Karnavian: Yang Dilakukan Lukas Enembe Salah Dan Memalukan

SENIN, 05 APRIL 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Plesiran yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe ke Papua Nugini secara ilegal lewat jalan tikus tidak dibenarkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Mantan Kapolri itu bahkan menyebut aksi bepergian Lukas ke luar negeri tanpa dokumen resmi sebagai hal yang memalukan. Sekalipun Lukas beralasan bahwa dia ke Papua Nugini untuk menjalani terapi kaki.

"Apa yang dilakukan Gubernur Papua adalah salah dan tidak benar walaupun alasannya berobat," tegas Tito Karnavian kepada wartawan, Senin (5/4).


Tito menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang seorang kepala daerah bepergian ke luar negeri. Asalkan yang bersangkutan melengkapi diri dengan dokumen resmi dan sesuai prosedur yang ada.

Jikapun urusan itu mendesak, maka seharusnya Gubernur Lukas bisa menelepon Kemendagri untuk memberitahukan rencananya dan kemudian disusul dengan surat resmi.

"Nanti saya akan menanyakan penyebab Gubernur Lukas Enembe pergi secara ilegal dalam pertemuan nanti karena itu sangat memalukan," tegas Tito.

Pada Rabu (13/3), Lukas Enembe menyebarang ke Papua nugini melalui jalan tikus dengan menumpang ojek. Pemerintah Papua Nugini kemudian mendeportase Luka Enembe bersama dua pengikutnya. Selanjutnya, Konsulat RI di Vanimo menggeluarkan surat pengganti laksana pasport (SPLP) dan dipulangkan melalui PLBN Skouw, Jumat (3/4).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya