Berita

Kunjungan tiga menteri RI ke China untuk membahas banyak isu termasuk vaksin dan perddagangan/KBRI Beijing

Dunia

Tiga Menteri RI Kunjungi Fujian, Bahas Kerjasama Vaksin Hingga Investasi

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 19:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga menteri Indonesia melakukan kunjungan kerja ke kota Wuyishan, Provinsi Fujian, yang dikenal sebagai adalah salah satu pintu masuk komoditas ekspor Indonesia ke Republik Rakyat China (RRC) akhir pekan ini, dari tanggal 1 sampai 3 April.

Ketiganya adalah Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Menteri BUMN RI Erick Thohir.

Di antara yang dibahas dalam kunjungan kerja itu adalah kerjasama vaksin, peningkatan perdagangan dan investasi, serta isu kekonsuleran.


Dalam keterangan yang diterima redaksi Kantor Berita Politik RMOL dari KBRI Bejing, Minggu siang (4/4), disebutkan bahwa selama berada di China, ketiga menteri tersebut telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Pimpinan Provinsi Fujian.

Selain itu, mereka juga melakukan pertemuan terpisah dengan sejumlah mitra kerja masing-masing dan perusahaan China baik yang telah menjalin kerjasama dengan Indonesia maupun yang berminat mengembangkan bisnis di Indonesia.

Salah satu isu utama yang diangkat dalam kunjungan itu adalah kerjasama pengadaan vaksin Covid-19 serta potensi pengembangan kerjasama antara perusahaan vaksin China dengan perusahaan lokal di Indonesia.

Hal ini dilakukan bukan hanya untuk membantu Indonesia dalam penyediaan vaksin mandiri namun juga dalam rangka mendukung Indonesia menjadi regional hub produksi vaksin di kawasan.

Mengingat urgensi penyediaan vaksin Covid-19 di Indonesia, Menlu Retno menekankan penting bagi perusahaan-perusahaan vaksin China yang telah menandatangani komitmen dengan Indonesia untuk segera memenuhi jadwal penyediaan vaksin yang telah disepakati bersama.

Apresiasi Pemulangan ABK

Menlu Retno Marsudi dalam pertemuan dengan Menlu Wang Yi mengapresiasi bantuan pemerintah Chhina selama ini dalam isu pemulangan ABK Indonesia.

Dia berharap pemerintah China dapat selalu memfasilitasi penyelesaian isu ABK Indonesia dan mengusulkan pembentukan kerjasama bilateral yang khusus mengatur penempatan seluruh ABK Indonesia.

Selain itu, Retno juga mengharapkan dukungan pemerintah China untuk memfasilitasi kembalinya para pelajar Indonesia ke tempat studi masing-masing di China, mengingat perkuliahan dan sekolah di Tiongkok telah kembali normal sejak akhir 2020 lalu.

Investor Asing Kedua


Mengingat China adalah investor asing terbesar kedua di Indonesia, dalam kunjungan kerja ini Menteri BUMN RI Erick Thohir menggelar pertemuan dengan perusahaan baterai listrik CBL maupun perusahaan pembangun kilang smelter grade alumina (SGA) Chalieco yang telah menanamkan modal di Indonesia dan berminat memperluas investasi ke kota-kota lain di Indonesia.

CBL yang merupakan platform perusahaan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) di Indonesia merencanakan investasi untuk mengembangkan rantai industri baterai di Indonesia yang diawali dari pengolahan bahan baku nikel, pembangunan charging station sampai dengan manufaktur kendaraan listrik.

Pada kesempatan tersebut, Menteri BUMN RI menegaskan dukungan pemerintah bagi kelangsungan investasi perusahaan di Indonesia.

Selain itu, Erick Thohir juga bertemu dengan Vice Chairman State-Owned Assets Supervision and Administration Commission (SASAC) China untuk membahas kerja sama antara BUMN Indonesia dan China melalui antara lain pembentukan platform kerja sama konkret dan saling menguntungkan.

SASAC juga akan memfasilitasi BUMN Indonesia untuk mencarikan mitra lokal di China yang berminat untuk berinvestasi di Indonesia.

Kerjasama Pertanian dan Furniture

Adapun Menteri Perdagangan M. Lutfhi  dalam kunjungan itu menggelar pertemuan dengan berbagai perusahaan China yang bergerak di produk pertanian dan furnitur.

Hasil dari pertemuan tersebut memunculkan komitmen impor dari Indonesia sebesar 1,38 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp 20,04 triliun.

Realisasi komitmen tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk lebih memperbaiki neraca dagang Indonesia dan China.

Mendag RI dan Menteri BUMN RI juga telah menerima rencana investasi Shandong Timber and Wood Association sebesar 1,35 miliar dolar AS atau Rp 19,6 triliun di kawasan industri di Indonesia.

Kunjungan kerja ketiga menteri RI itu didampingi langsung oleh Dutabesar RI untuk Beijing Djauhari Oratmangun.

Kepada redaksi, Dubes Djauhari Oratmangun menuturkan bahwa seluruh kesepakatan dan komitmen yang dicapai dalam pertemuan ketiga menteri masing-masing mitra di China akan segera ditindaklanjuti.

“Sebagai mitra dagang dan investor utama bagi Indonesia, realisasi peningkatan kerja sama dengan Tiongkok akan berkontribusi penting dalam pemulihan ekonomi di Indonesia,” ujar Dubes Djauhari.

Pada bulan Januari 2021 lalu, sebagai salah satu hasil kunjungan kerja State Councilor atau Menlu China Wang Yi ke Indonesia, kedua negara telah menandatangani MoU “Two Countries Twin Parks”.

Ini merupakan kesepakatan kerjasama antara Fuqing Yuanhong Industrial Park yang terletak di Provinsi Fujian dengan tiga mitra kawasan industri di Batang, Bintan, dan Aviarna Semarang.

Kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative tersebut diharapkan dapat menjadi green channel untuk lebih mempromosikan promosi perdagangan dan investasi kedua negara.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya