Berita

Burung Cenderawasih/Net

Jaya Suprana

Indahnya Burung Cenderawasih

SABTU, 03 APRIL 2021 | 09:50 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM soal keindahan bulu, dua jenis burung ketat bersaing yaitu burung merak versus burung cenderawasih.

Penampilan merak maupun cenderawasih agak beda dengan manusia.

Yang jantan cantik berbulu indah-permai warna-warni sementara yang betina kurang menarik sebab berbulu biasa-biasa saja tanpa warna-warni.


Caper

Merak dan cenderawasih jantan gemar pamer keindahan bulu demi caper alias cari perhatian kaum betina.

Warna warni bulu burung memang bukan untuk menyamar sesuai lingkungan atau menakut-nakuti lawan, namun khusus sebagai bagian kodrati proses reproduksi.

Merak tersebar luas ke berbagai pelosok planet bumi, sementara sekitar 45 jenis cenderawasih lebih fokus berdomisili di kawasan benua Papua sampai ke pulau-pulau sekitarnya termasuk Australia Timur-Laut.

Jantan cenderawasih lazimnya poligamis, sementara betina cenderawasih secara mandiri tanpa bantuan jantan membangun sarang serta mengasuh anak-anak cenderawasih sampai dewasa untuk mampu hidup mandiri.

Masyarakat Papua menganggap cenderawasih sebagai satwa kebanggaan yang secara undang-undang dilindungi kelestariannya oleh pemerintah Indonesia maupun Papua New Guinea serta Australia.

Populasi cenderawasih sempat menyurut akibat ditangkap kemudian diperdagangkan dalam bentuk diawetkan maupun dalam kondisi masih hidup.

Bagi masyarakat China, cenderawasih dianggap sebagai penjelmaan burung mitologi China yaitu phoenix yang merupakan lambang monarki China.

Bulu cenderawasih sangat digemari sebagai aksesori adibusana maupun dekorasi interior rumah.

Perdagangan cenderawasih merambah sampai ke Jepang, India, Eropa dan Amerika Serikat.

Little Tobago

Burung cenderawasih di dalam bahasa Inggris disebut sebagai Bird of Paradise.

Pada tahun 1908, seorang pengusaha Inggris bernama William Ingram membeli Pulau Little Tobago khusus untuk suaka memelihara burung-burung tropis.

Setahun kemudian Ingram membawa 47 cenderawasih remaja dari Papua ke Pulau Little Tobago demi menyelamatkan para cenderawasih dari angkara murka penangkapan manusia di Papua.

Setelah Ingram meninggal dunia, para ahli waris menyerahkan Little Tobago kepada Pemerintah Trinidad dan Tobago sebagai suaka burung langka terutama cenderawasih.

Burung-burung cenderawasih hasil kembang-biak 47 cenderawasih yang dipindah dari Papua ke Little Tobago mampu bertahan hidup minimal sampai tahun 1958 di mana mereka diabadikan dalam film yang dibuat oleh tim kerabat-kerja National Geographic.

Kemudian tidak lagi terdengar berita tentang cenderawasih Pulau Little Tobago setelah pada tahun 1963 dilanda badai-topan Hurricane Flora yang memusnahkan segenap populasi cenderawasih di Pulau Little Tobago.

Tentu saja diharapkan agar nasib kepunahan cenderawasih di Pulau Little Tobago jangan sampai dialami para cenderawasih yang hidup di wilayah nusantara tercinta kita.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya