Berita

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Nasir Djamil/Net

Politik

Nasir Djamil: Aksi Lukas Enembe Ingatkan Pada WNA Ke Indonesia Masuk Secara Ilegal

SABTU, 03 APRIL 2021 | 01:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Cara Gubernur Papua Lukas Enembe menuju Papua Nugini tanpa dokumen keimigrasian dan menggunakan ojek untuk terapi kaki cukup berani.

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Nasir Djamil mentakan, cara Lukas keluar negeri mengingatkan masyarakat tentang banyaknya WNA ke Indonesia yang menggunakan jalur ilegal untuk menghindari pemeriksaan pihak imigrasi.

“Cara Lukas tersebut mengingatkan kita dengan warga negara asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal dan menggunakan cara yang tujuannya menghindari pemeriksaan dari aparat imigrasi. Begitu juga dengan tenaga kerja Indonesia yang masuk ke negara lain melalui jalur tikus,” ucap Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/4).


Politisi PKS asal Aceh ini berharap Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegur dan memberikan pembinaan kepada instansi terkait yang meloloskan Lukas Enembe keluar negeri tanpa dokumen tersebut.

"Dalam kasus Lukas, Mendagri diharapkan melakukan pembinaan dan mendalami siapa saja pihak yang 'mengamankan' Lukas selama menyusuri jalur tikus pulang pergi Papua ke Papua Nugini. Apakah benar Lukas melakukan terapi atau ada kegiatan lain yang bersifat politis,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya