Berita

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, Ujang Komaruddin/Net

Politik

Merangkul Kubu Moeldoko Jadi Cara AHY Menjaga Momentum

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak ingin melewatkan momentum kemenangannya atas kelompok Moeldoko begitu saja. Dia memunculkan momentum lanjutan untuk bisa menaikkan elektabilitasnya.

Begitu urai pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, Ujang Komaruddin menanggapi keterbukaan AHY untuk merangkul mantan kader yang berhimpun di kubu Moeldoko.

“AHY tidak ingin kehilangan momentum berikutnya. Artinya dia harus menjadi tokoh yang bijak dalam konteks persoalan konflik di tubuh Partai Demokrat," kata Ujang kepada wartawan, Kamis (1/4).


Dalam konteks ini, AHY tengah mencitrakan diri sebagai sosok yang bijak dengan merangkul pihak-pihak yang telah berkhianat padanya. Ujang yakin sikap kesatria tersebut tentu akan mengundang simpati publik dan berefek pada elektabilitas AHY.

“AHY akan bermain panjang, tidak hanya dalam konteks menang, pemerintah dengan ditolaknya kubu KLB lalu ada terusan cerita lainnya. Masalah terusan cerita itu ya terkait AHY merangkul pihak-pihak itu tadi, pihak yang mengkudetanya sendiri," lanjutnya.

Sementara disinggung kemungkinan kubu Moeldoko merapat ke AHY, Ujang menjawab bahwa semua kemungkinan selalu terbuka dalam dunia politik.

“Di politik itu tidak ada yang tidak mungkin," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya