Berita

Pertemuan PB Inspira saat membentuk Gerakan Rakyat Nasional Anti Teror (Geranat)/Net

Politik

Dukung Polri Berantas Terorisme, PB Inspira Bikin 'Geranat'

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua kejadian aksi teror dalam waktu yang berdekatan akhir-akhir ini meresahkan masyarakat.

Aksi pertama adalah bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3). Polisi mencatat ada sebanyak 20 korban luka akibat ledakan tersebut.

Aksi kedua, adalah seorang terduga teroris perempuan, melakukan aksi penyerangan di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Rabu (31/3).


Perempuan dengan inisial ZA itu masuk ke Mabes Polri lewat pintu belakang dengan membawa senjata api dan mengarahkan tembakan ke polisi yang sedang berada di pos jaga dekat dengan gedung tempat Kapolri bekerja.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB Inspira), Rizqi Fathul Hakim, menyatakan mengecam keras tindakan teror tersebut.

"Persoalan Covid-19 secara nyata memukul jatuh ekonomi bangsa. Sedangkan persoalan intoleransi, radikalisme dan terorisme jelas itu sangat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara", tegasnya Rizqi dalam keterangannya, Kamis (1/4).

Di tahun 2021 ini, Indonesia sedang menghadapi beberapa ujian berat. Di mulai dari persoalan pandemi Covid-19, isu-isu yang memantik perseteruan sesama anak bangsa, hingga kasus teror yang belakangan ini terjadi di Makassar dan Mabes Polri.

Secara khusus, kata Rizqi, PB Inspira menyampaikan duka mendalam atas teror yang menimpa puluhan saudara kita di Gereja Katedral Makassar, dan secara umum untuk jutaan saudara Katolik di Indonesia.

"Kami mengutuk keras aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar dan teror di Mabes Polri yang telah menciderai rasa kebhinekaan yang selama ini kita pelihara," tegasnya.

Lanjutnya, PB Inspira juga mendukung upaya Polri untuk membongkar dan menangkap semua jaringan terorisme di Indonesia sampai ke akar-akarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan pada Polri dalam menangkal paham intoleran, radikalisme dan terorisme, dikatakan Rizqi, PB Inspira membentuk Gerakan Rakyat Nasional Anti Teror (Geranat).

Gerakan tersebut akan dipimpin oleh Ketua Bidang Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama PB Inspira, Hafiz Azami.

Hafiz Azami pun menjelaskan, bahwa pokok kegiatan Geranat adalah memberikan edukasi dan menanamkan semangat cinta tanah air pada masyarakat.

"Kegiatan Geranat nantinya lebih bersifat kepada preventif atau pencegahan, memberikan pemahaman cinta tanah air untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, dan memperkuat persatuan serta pemahaman nilai-nilai Pancasila," katanya.

Bagi dia, berbicara toleransi dan persatuan ialah sebuah pondasi bangsa dalam mencapai suatu tujuan, Indonesia optimis untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045.

"Hal itu dapat terwujud bilamana kebhinekaan, persatuan dan rasa toleransi antar anak bangsa kita rajut dan kita rawat. Tentu ini menjadi ikhtiar kami sebagai anak muda saat ini yang akan memimpin estafet kepemimpinan pada tahun yang akan datang," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya