Berita

Pengurus inti DPC Demokrat Kuningan/RMOLJabar

Politik

KLB Moeldoko Tak Diakui Kemenkumham, DPC Demokrat Kuningan Sujud Syukur

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 17:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lega, perasaan itulah yang kini tengah dialami jajaran pengurus Partai Demokrat di Kabupaten Kuningan usai Kemenkumham RI menolak mengakui keabsahan KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Para loyalis Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu bersyukur atas keputusan Kemenkumham. Otomatis kekhawatiran akan munculnya dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang bintang mercy itu pun sirna.

Ketua DPC Partai Demokrat Kuningan, H Toto Hartono, berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendorong terhadap lahirnya keputusan yang benar tesebut.


“Yang jelas sangat gembira, sujud syukur mah harus dilakukan. Kami di Kabupaten Kuningan, seluruh kader partai berterimakasih kepada Pak Jokowi Presiden RI, Pak Mahfud MD Menkopolhukam yang telah menolak permohonan dari pihak KLB,” ungkap Toto melalui keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (1/4).

Mewakili para kader Partai Demokrat setempat, Toto pun menegaskan kembali komitmennya untuk tetap setia kepada AHY.

“Kita akan tetap mensolidkan para pengurus DPC, DPAC, Ranting, Anak Ranting, dan seluruh kader serta simpatisan untuk terus membangun kebersamaan dan bersatu di bawah naungan pimpinan Pak AHY,” tegasnya.

Ditambahkan Toto, peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi internal partai untuk semakin memperkuat soliditas kader.

"Justru kader partai di bawah kini semakin militan terhadap partainya. Mudah-mudahan dengan kejadian ini, Partai Demokrat akan tetap solid dan berjuang bersama," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya