Berita

Kapal Ever Given saat kandas di kanal Terusan Suez selama enam hari/Net

Bisnis

Kandasnya Kapal Ever Given Di Terusan Suez Jadi Mimpi Buruk Pasar Asuransi

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Blokade Terusan Suez akibat kandasnya kapal kargo raksasa Ever Given selama enam hari berpotensi menyebabkan gelombang besar klaim asuransi.

Insiden yang membuat lalu lintas Terusan Suez macet total itu tidak hanya merugikan pemerintah Mesir sebagai penyedia layanan, namun juga pasar asuransi.

Otoritas Terusan Suez (SCA) memperkirakan, kerugian akibat insiden kandasnya kapal Ever Given mencapai 1 miliar dolar AS.


Sejumlah perusahaan asuransi juga mengungkap mengalami kerugian karena klaim asuransi dari ratusan kapal tertunda di kanal, seperti dikutip dari laporan Reuters, Kamis (1/4).

Ketua Willis Re International, James Vickers menggambarkan insiden tersebut sebagai bencana buatan manusia. Bahkan perkiraan klaim asuransi disebut akan lebih tinggi dari bencana alam yang terjadi tahun lalu.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Lloyd's of London, Bruce Carnegie-Brown. Bahkan Fitch Ratings memprediksi, klaim asuransi global akan mencapai ratusan juta euro.

Klaim asuransi biasanya dilakukan oleh perusahaan setelah mengalami kerugian besar akibat peristiwa tertentu, sebagai imbalan dari sebagian premi yang telah dibayarkan.

Di tengah pandemi Covid-19, klaim asuransi telah meningkat, menekan pasar asuransi. Situasi yang lebih buruk terjadi di beberapa wilayah seperti Amerika Serikat yang sempat mengalami Badai Musim Dingin.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya